Rentetan luka
Waktu demi waktu berlalu
Kau dan aku melewati hari melawan ragu
Menabur pupuk-pupuk cinta
Meski ujungnya memanen luka
Kita dua orang yang saling berusaha
Yang tak sadar mengukir salah
Kita dua insan yang saling menuntun
Yang lupa mengingatkan menjadikannya menyesatkan
Ini bukan salah siapa-siapa, mungkin akunya yang keras kepala
Terlalu tegang atas kebahagiaanmu
Terlalu riuh menghebohkan malam sepimu
Terlalu dingin menghangatkan pagimu
Kini lukaku tak kunjung pudar
Luka baru muncul menutupi luka lama
Aku tak berharap luka ini usai
Cuma berdoa agar aku menyanggupi semua
Selasa, 30 April 2019
Rabu, 17 April 2019
Puisi mahasiswa "pemuda"
Pemuda
Berdiri melontarkan aspirasi
Lantang suara teriakkan negosiasi
Jarang dapat apresiasi
Kebanyakan cuma caci maki
Tak peduli terik membakar
Juga seusianya yang sibuk mabar
Seolah keseimbangan negeri ada ditangannya
Seolah dialah tokoh utamanya
Meski dia memang bukan pahlawan
Meski dia tak harus kita agungkan
Tapi upayanya memanusiakan manusia yang tidak segan
Pembukti dialah pelanjut estafet perjuangan
Dialah pewaris jiwa-jiwa yang sudah lama tiada
Dialah pewaris semangat yang membara
Dialah pewaris keberanian pendahulunya
Dialah pemuda
Berdiri melontarkan aspirasi
Lantang suara teriakkan negosiasi
Jarang dapat apresiasi
Kebanyakan cuma caci maki
Tak peduli terik membakar
Juga seusianya yang sibuk mabar
Seolah keseimbangan negeri ada ditangannya
Seolah dialah tokoh utamanya
Meski dia memang bukan pahlawan
Meski dia tak harus kita agungkan
Tapi upayanya memanusiakan manusia yang tidak segan
Pembukti dialah pelanjut estafet perjuangan
Dialah pewaris jiwa-jiwa yang sudah lama tiada
Dialah pewaris semangat yang membara
Dialah pewaris keberanian pendahulunya
Dialah pemuda
Minggu, 14 April 2019
Apa tips dan persiapan sebelum mendaki atau camping bagi pemula?
Tips dan persiapan sebelum mendaki atau camping
Sebelum melakukan pendakian atau camping ada beberapa tips dan trik yang harus diperhatikan untuk menjaga keselamatan dan kelancaran anda. Tips dan trik ini juga bermanfaat bagi anda pendaki pemula yang kurang tahu apa-apa yang harus dilakukan dan dibawa saat mendaki . semoga bermanfaat bagi anda.
1. Permantap fisik
Ada baiknya sebelum melakukan pendakian anda permantap fisik lebih dahulu dengan melakukan jogging pagi atau sore sebanyak 2 kali atau lebih sebelum melakukan pendakian. Gunanya adalah agar otot-otot tidak kaget saat melakukan pendakian dan membuat stamina kita lebih awet.
2. Siapkan peralatan mendaki
Dalam melakukan pendakian kita memerlukan beberapa peralatan agar membantu kita dalam proses perjalanan kita selama mendaki. Diantaranya adalah:
-carrier atau tas
Untuk menampung barang bawaan seperti pakaian, ramsung dll.
-Tenda atau bivak
Usahakan tenda atau bivak yang kamu bawa cukup atau lebih untuk kamu dan rombonganmu agar nyaman dan aman untuk tempat istirahat.
-flysheet
Flysheet singkat penjelasannya adalah pelindung tenda dari hujan atau embun yang berupa kain lebar. Flysheet juga bisa berguna sebagai tempat berlindung atau tenda darurat ketika diperjalan kita kehujanan, karna pemasangannya yang tidak lama
-jaket
Usahakan jaketmu dari toko outdoor atau jaket berbahan tebal dan tidak mudah basah karena cuaca digunung sangat dingin. Jaket ini juga berfungsi mengurangi resiko kita terkena hypotermia.
-sepatu atau sendal
Sepatu atau sendal juga disarankan dari toko outdoor, meskipun terbilang mahal tetapi sepatu atau sendal outdoor sangat membantu proses pendakian agar menjaga kaki dari benturan, akar atau batu yang licin dan masih banyak lagi.
-p3k atau med-kit
Ini juga penting agar pendakian bisa lebih safety karena saat di perjalanan bisa saja terjadi kecelakaan atau sakit yang tidak terduga. Apalagi kalau kamu atau rombonganmu memilki penyakit yang bisa kambuh setiap saat, sangat disarankan kamu membawa obat yang berkaitan dengan sakit itu sendiri.
-masker, kos kaki, dan kos tangan
Ketiganya adalah hal kecil yang biasa kita abaikan, padahal keduanya bisa sangat membantu proses pendakian. Disarankan membawa kos kaki dan kos tangan 2 atau lebih, satu dipakai untuk perjalanan yang satu lagi pada saat tidur untuk mengurangi rasa dingin. Masker atau buff berguna saat di perjalanan untuk melindungi kita dari debu, juga dapat mengurangi rasa dingin pada bagian kepala saat tidur.
-kompor portabel
Mungkin alat ini sudah tidak lazim bagi para pendaki atau petualang, kompor ini sangat praktis dan cocok untuk dibawah kemana. Jangan lupa gasnya, kondisikan saja jumlah gas dengan berapa lama waktu pendakian dan jumlah rombongan. Biasanya kalau pendakian 2 hari 1 malam dengan rombongan 4 orang jumlah gasnya minimal 2.
-alat masak,makan dan minum
Usahakan bawa alat dapur sesuai kebutuhan ramsung atau komsumsi. Nesting atau panci, wajan, spatula, sendok nasi, piring, botol air minum besar atau juga jergen, gelas, dan lain-lain. Sesuaikan juga jumlah alat dengan jumlah rombongan, usahakan minimalisir alat agar tidak menyulitkan saat proses pendakian.
-senter dan headlamp
Alat ini juga sangat membantu aktivitas dan proses pendakian saat malam hari tiba atau saat kita berada di area yang gelap.
-sleeping bag
Sleeping bag atau selimut kepompong adalah salah satu solusi ketika di gunung anda susah tidur karna cuaca yang sangat dingin. Bahannya yang tebal membantu kita memperoleh tidur yang berkualitas saat digunung, juga mengurangi resiko hypotermia yang dimana saat tubuh kita istirahat dan kurang bergerak memperbesar peluang hypotermia menyerang tubuh kita.
-jas hujan
Jas hujan salah satu alat penting yang perlu dibawa saat mendaki karena seperti yang kita ketahui daerah gunung rentan dengan hujan
-matras
Berguna sebagai pengalas atau pelapis disaat kita tidur atau duduk santai ditenda maupun diperjalanan
-pakaian
Bawalah pakaian secukupnya, sesuaikan berapa lama waktu dan jarak tempuh jalur pendakian
-korek
Korek juga penting, selain untuk pendaki yang merokok juga dapat digunakan untuk membuat api unggun dan lain-lain.
-ramsung atau komsumsi
Usahakan bawa makanan dan minuman yang bisa membuat energi bertambah dan tahan lama. Yang disarankan diantaranya adalah beras, tempe, telur, sayur-sayuran, mie instan, nugget, roti, biskuit, kopi, teh, minuman bubuk rasa(marimas,nutrisari, dll), susu, cemilan dan lain-lain. Minimalisir cemilan seperti snack karena ukurannya yang terbilang besar dan tidak terlalu berpengaruh buat stamina. Coklat atau gula merah bisa jadi pengganti cemilan yang lebih bermanfaat karena terbukti bisa membantu stamina lebih tahan lama.
3. Minimalisir barang bawaan
Ini sangat penting untung kenyamanan saat pendakian, bawalah barang yang perlu saja.
4. Izin ke orang tua atau keluarga
Restu orang tua atau keluarga sangat penting untuk keselamatan kita dan untuk mengantisipasi hal yang tidak diingankan saat perjalanan.
5. Berdoa
Berdoa saat sebelum dan sesudah perjalanan dapat membantu kita agar terhindar dari marabahaya.
6. Tips saat proses pendakian
-jangan malu berhenti saat capek
Kebanyakan orang saat mendaki gengsi berhenti saat capek, padahal akibatnya bisa sangat fatal. Jika kamu merasa sudah tidak sanggup, bilanglah ketemanmu yang lain agar berhenti dan saat sudah pulih barulah lanjut.
-mengingat Tuhan
Usahakan zikir mengingat tuhan dan solat bagi umat muslim saat proses pendakian. Bahkan saat tidak mendakipun itu wajib, agar kita bisa diberi keselamatan setiap saatnya .
-teknik pernapasan
Teknik pernapasan saat mendaki juga penting agar kita mudah ngos-ngosan. Kurang lebih caranya adalah hirup udara sebanyak-banyaknya melalui hidung kemudian hembuskan pelan-pelan lewat hidung atau mulut. Inti dari teknik ini adalah hirup udara melalui hidung, bukan mulut.
-perhatikan pesan pemandu/warga sekitar
Sebelum anda melakukan pendakian pasti anda akan melewati tempat registrasi dan bertemu pemandu atau warga sekitar. Dengarkan dan ingat baik-baik pesan atau larangan pemandu tersebut, jangan sampai kamu menyepelekan hal tersebut kemudian berakibat fatal bagimu.
-jangan rusak alam
Usahakan jangan rusak dan ambil apa yang menjadi bagian dari gunung, seperti edelweis dan lain-lain. Jangan juga lupa bawah kantong untuk sampah anda.
-hiraukan cerita mistis
Gunung memang terkenal dengan cerita mistisnya, tapi saran saya jangan terlalu banyak dikomsumsi atau bahkan tidak perlu karena dapat menganggu proses pendakian.
Semua tips diatas berdasarkan dari pengalaman pribadi saya, jika ada kesalahan atau tambahan silahkan komentar dibawah. Semoga bermanfaat!!!
Sabtu, 13 April 2019
Puisi politik "renovasi diri"
Renovasi diri
Beras menjulang tinggi
Harga bbm makin menjadi-jadi
Utang negara yang hilang kendali
Atas kuasa siapa semua ini terjadi?
Apa mungkin para penguasa disana?
Mahasiswa sibuk turun kejalan
Masyarakat giat mengungkit soal keadilan
Apakah itu sudah efisien?
Mestinya kita instropeksi diri
Bukankah dia terpilih karna kita sendiri
Harusnya kita sadar diri
Berhenti menjual diri
Demi dia agar terpilih
Harusnya kita tidak murahan
Harusnya kita tidak gampangan
Agar suara tidak mudah disetubuhi
Dan hasilnya akan suci
Agar calon pemerintah tak lagi perbaiki modal, tapi perbaiki visi dan misi
Sibuk memperbaiki negeri
Bukan sibuk sogok sana-sini
Kamis, 11 April 2019
Puisi Cinta "aku bohong kalau aku jujur"
Puisi cinta lucu
Aku bohong kalau aku jujur
Dekapmu tak lagi membuatku lebur
Ternyata tidak jujur
Nyatanya aku gugur
Sandarmu tak lagi membuatku makmur
Ternyata tidak jujur
Nyatanya aku hancur
Suaramu tak lagi membuatku akur
Ternyata tidak jujur
Nyatanya aku tersungkur
Bukan maksudku menyelinap diantara selangkangan kebohongan
Aku hanya ingin terlihat aman
Walau sebenarnya aku larut dalam kehampaan
Maaf atas rasa yang tak berhasil ku kubur
Maaf atas raga yang tak sanggup untuk kabur
Maaf aku bohong kalau aku jujur
Aku bohong kalau aku jujur
Dekapmu tak lagi membuatku lebur
Ternyata tidak jujur
Nyatanya aku gugur
Sandarmu tak lagi membuatku makmur
Ternyata tidak jujur
Nyatanya aku hancur
Suaramu tak lagi membuatku akur
Ternyata tidak jujur
Nyatanya aku tersungkur
Bukan maksudku menyelinap diantara selangkangan kebohongan
Aku hanya ingin terlihat aman
Walau sebenarnya aku larut dalam kehampaan
Maaf atas rasa yang tak berhasil ku kubur
Maaf atas raga yang tak sanggup untuk kabur
Maaf aku bohong kalau aku jujur
Puisi tentang petualang "petualang amatir"
Petualang amatir
Sang petualangan amatir
Yah itulah aku
Sedangkan kau adalah kompas
Yang ingin kuajak menghabiskan waktu bersama
Mengitari celah hutan dan rintangan
Akulah petualang yang manja
Yang takut tersesat tanpa bimbinganmu
Aku adalah petualangan yang mati hipotermia
Tanpa ragamu menyelimutiku
Sayangya, ditengah jalan kau memilih berpisah
Kau meninggalkan aku jauh di depan sana
Kukira karna kau kuat menyelesaikan petualangan ini sendiri
Nyatanya kau menemukan petualangan baru
Yang menjanjikanmu ke puncak kebahagiaan
Andai saja kau mau menoleh sebentar saja
Ada sesuatu yang ingin katakan
Andai saja kau mau sedikit sabar
Ada sesuatu yang ingin buktikan
Sesungguhnya aku lebih suka membuktikan
Daripada mengatakan.
Sang petualangan amatir
Yah itulah aku
Sedangkan kau adalah kompas
Yang ingin kuajak menghabiskan waktu bersama
Mengitari celah hutan dan rintangan
Akulah petualang yang manja
Yang takut tersesat tanpa bimbinganmu
Aku adalah petualangan yang mati hipotermia
Tanpa ragamu menyelimutiku
Sayangya, ditengah jalan kau memilih berpisah
Kau meninggalkan aku jauh di depan sana
Kukira karna kau kuat menyelesaikan petualangan ini sendiri
Nyatanya kau menemukan petualangan baru
Yang menjanjikanmu ke puncak kebahagiaan
Andai saja kau mau menoleh sebentar saja
Ada sesuatu yang ingin katakan
Andai saja kau mau sedikit sabar
Ada sesuatu yang ingin buktikan
Sesungguhnya aku lebih suka membuktikan
Daripada mengatakan.
Senin, 08 April 2019
Puisi cinta "sadar"
Sadar
Malam makin larut
Dingin kembali membalut
Dan aku hanya bisa tertunduk
Sembunyi dibalik selimut
Sanggupkah kita menerima perpisahan ini?
Teringat kita yang pernah sedekat nadi
Malu menyapa hingga kini
Karena gengsi yang menjadi-jadi
Benarkah langkah yang kita putuskan?
Tentang kita yang pernah sejalan
Saling menopang sampai tujuan
Terhenti oleh ego yang menyesatkan
Atau mungkin kita butuh waktu sendiri?
Sampai kita sadar diri
Masa depan tak bisa digapai sendiri
Dan rintangan bukan cuma ini
Dingin kembali membalut
Dan aku hanya bisa tertunduk
Sembunyi dibalik selimut
Sanggupkah kita menerima perpisahan ini?
Teringat kita yang pernah sedekat nadi
Malu menyapa hingga kini
Karena gengsi yang menjadi-jadi
Benarkah langkah yang kita putuskan?
Tentang kita yang pernah sejalan
Saling menopang sampai tujuan
Terhenti oleh ego yang menyesatkan
Atau mungkin kita butuh waktu sendiri?
Sampai kita sadar diri
Masa depan tak bisa digapai sendiri
Dan rintangan bukan cuma ini
Memang kita harus mengingat kembali
Tentang dulu yang kita sepakati
Saling mencintai tanpa henti
Saling mendoakan dan mengamini
Tentang dulu yang kita sepakati
Saling mencintai tanpa henti
Saling mendoakan dan mengamini
Jumat, 05 April 2019
Puisi cinta "matahari"
Matahari
Mencintaimu seperti matahari
Menyinari sepenuh hati
Tatkala fajar menelanmu
Yang berguna hanya lampu
Tapi tenang
Aku lebih memilih tidur sepanjang malam
Sambil menantimu di ufuk timur
Aku seolah petani
Yang berharap kau terus bersinar
Agar cintaku tumbuh subur
Agar cintaku tidak gugur
Aku adalah rintik hujan yang menangis
Dikala kau sirna ditutupi mendung
Yang tersisa hanya pemuda gondrong berwajah murung
Berteduh terkurung didepan warung
Dan aku adalah barat yang setia menunggumu
Saat timur tega meneggelamkanmu
Menyinari sepenuh hati
Tatkala fajar menelanmu
Yang berguna hanya lampu
Tapi tenang
Aku lebih memilih tidur sepanjang malam
Sambil menantimu di ufuk timur
Aku seolah petani
Yang berharap kau terus bersinar
Agar cintaku tumbuh subur
Agar cintaku tidak gugur
Aku adalah rintik hujan yang menangis
Dikala kau sirna ditutupi mendung
Yang tersisa hanya pemuda gondrong berwajah murung
Berteduh terkurung didepan warung
Dan aku adalah barat yang setia menunggumu
Saat timur tega meneggelamkanmu
Rabu, 03 April 2019
Puisi alam "kisah kasih pejalan"
Kisah kasih pejalan
Langit mendung menyapa pagi
Dua insan tanpa sadar memadu kasih
Saling mengisi dengan berbagai cara
Tak sengaja mengukir luka karna tak saling sapa
Langit kembali cerah
Langkah berantakan menuju satu arah
Tujuannya sama, menuju puncak kebahagiaan tiada tara
Tersesat karena ekspektasi yang tak mampu diimbangi
Menjadikannya kehilangan keseimbangan
Dan tak tahu kemana harus pulang
Kini pandangannya pun buta
Kisah ini telah tamat, tanpa tahu atas kuasa siapa
Dia telah bahagia dengan pilihannya
Terpaksa berjalan dalam kebingungan
Dua insan tanpa sadar memadu kasih
Saling mengisi dengan berbagai cara
Tak sengaja mengukir luka karna tak saling sapa
Langit kembali cerah
Langkah berantakan menuju satu arah
Tujuannya sama, menuju puncak kebahagiaan tiada tara
Tersesat karena ekspektasi yang tak mampu diimbangi
Menjadikannya kehilangan keseimbangan
Dan tak tahu kemana harus pulang
Kini pandangannya pun buta
Kisah ini telah tamat, tanpa tahu atas kuasa siapa
Dia telah bahagia dengan pilihannya
Terpaksa berjalan dalam kebingungan
Puisi cinta "matahari"
Matahari
Aku mencintaimu seperti matahari
Menyinari sepenuh hati
Tatkala fajar menelanmu
Yang berguna hanya lampu
Tapi tenang
Aku lebih memilih tidur sepanjang malam
Sambil menantimu di ufuk timur
Aku seolah petani
Yang berharap kau terus bersinar
Agar cintaku tumbuh subur
Agar cintaku tidak gugur
Aku adalah rintik hujan yang menangis
Dikala kau sirna ditutupi mendung
Yang tersisa hanya pemuda gondrong berwajah murung
Berteduh terkurung didepan warung
Dan aku adalah barat yang setia menunggumu
Saat timur tega meneggelamkanmu
Menyinari sepenuh hati
Tatkala fajar menelanmu
Yang berguna hanya lampu
Tapi tenang
Aku lebih memilih tidur sepanjang malam
Sambil menantimu di ufuk timur
Aku seolah petani
Yang berharap kau terus bersinar
Agar cintaku tumbuh subur
Agar cintaku tidak gugur
Aku adalah rintik hujan yang menangis
Dikala kau sirna ditutupi mendung
Yang tersisa hanya pemuda gondrong berwajah murung
Berteduh terkurung didepan warung
Dan aku adalah barat yang setia menunggumu
Saat timur tega meneggelamkanmu
Langganan:
Komentar (Atom)
-
Dibalik pandemi ada bumi yang pulih “Cepat sembuh bumiku”. Kurang lebih begitulah story juga postingan segelintir ora...
-
Masa muda masa meramu memilah-milah memilih -milih tangan memegang ini lidah mengecap itu tubuh berhasil mengeja hal baru seluruh yang abu-a...
