Kamis, 08 Agustus 2019

"libur,bencana yang terencana"

Libur, bencana yang terencana

Kampus 2 uin alauddin

Malamku tak lagi bergelimang bintang
Sebab kelap-kelipnya menjelma kekhawatiran
Masihkah hadirku menjadi solusi saat kau hampir mati diujung penyayatan?
Atau mungkin tingkahku tak lagi menjadi alasan senyum penuh kiasan?
Sungguh hidupku penuh manipulasi
Berkata semua baik-baik saja disini
Sedangkan tak disisi hanyalah lumpuh tak berdiri
Padahal kau sudah permisi
Berjanji kembali dikemudian hari
Kini sabar dan rinduku tak henti berembuk
Menentukan penguasa lorong-lorong hati yang sedari lama sepi
Atas kuasa siapa semuanya memburuk
Jika membunuh orang adalah melanggar
Mengapa jarak tak pernah dihukum?
Mengapa waktu tak pernah kena ganjaran?
Sedangkan mereka telah membantai secara berencana
Atas dua manusia yang sedang memadu warna
Pisah karena musim libur tak kunjung reda
Kuharap doaku akurat kesana
Kutunggu kau dilembaran akhir buku penantian
Menulis ulang harapan yang sudah usang
Ditelan habis libur tak bertepian

2 komentar: