Sabtu, 14 Desember 2019

Puisi mahasiswa "penjara kamarku"


Penjara kamarku

Terlentang
Tubuhku terlentang pasrah akan nyaman
Diriku kutitip pada penjara yang kurasa aman
Semangat pendahuluku harus rontok dikelabui oleh zaman
Ruang-ruang imajinasi dipagari ruang-ruang yang terfasilitasi
Sungguh hebat perjuangan para pahlawan
menggadaikan nyawa demi sebuah kemerdekaan
Sementara aku
Aku dan generasiku
Masih sibuk berpacu dengan handphone keluaran terbaru, menyalin kata rayu dari kutipan penyair pendahulu menjadikan lawan jenis layu
Bagai bunga yang tak disiram seminggu yang lalu
Sungguh malang jiwa-jiwa yang melayang
Mungkin hujan kemarin turun untuk sebuah maksud
Atau mungkin hujan kemarin adalah ribuan air mata para pejuang yang menangis jauh di awan sana
Melihat pemuda
Melihat pemudi
Melihat saya
Melihat kau
Melihat kita semua
Masih betah dengan kopi dan wifi berkecepatan tinggi
Masih sibuk menyinggung berjuang mengihibur diri dalam rentatan insta story
Masih enggan hijrah jadi budak teknologi
Terbelenggu terprivasi
Kemampuanku sampai sini saja
Generasiku akan begini-begini saja
Sebelum kita keluar dari zona nyaman
Mengendalikan setiap tantangan zaman
Kurangi cari aman
Diluar sana kita akan cemerlang



Tidak ada komentar:

Posting Komentar