HI...
Di internet penuh dengan orang yang sibuk menjelaskan dirinya.
Gelar ditulis rapi. Prestasi disusun seperti etalase.
Seolah hidup adalah brosur promosi.
Gue tidak terlalu pandai melakukan itu.
Namaku Muh Algazali Basri.
Sebagian orang memanggilku Gali.
Sebagian lagi, dengan nada akrab yang sedikit menantang, memanggilku “Woy.”
Aneh, tapi mungkin lebih jujur daripada gelar apa pun.
Gw lahir pada 11 Maret 1999, dari tanah yang keras sekaligus hangat: Sungguminasa, Sulawesi Selatan. Tempat di mana keberanian sering tumbuh lebih dulu daripada kata-kata
Blog ini bukan tempat untuk terlihat paling benar.
Dunia sudah terlalu ramai oleh orang yang yakin dirinya paling benar.
Di sini gw menulis tentang banyak hal:
tentang sastra yang kadang lebih jujur daripada pidato,
tentang politik yang terlalu sering kehilangan nurani,
dan tentang bumi—rumah tua yang diam-diam sedang lelah menanggung keserakahan manusia.
Gw adalah seseorang yang percaya bahwa alam bukan sekadar latar belakang kehidupan.
Ia adalah napas yang memungkinkan kehidupan itu sendiri.
Hutan bukan sekadar kumpulan pohon.
Laut bukan sekadar air asin yang luas.
Gunung bukan sekadar batu yang tinggi.
Mereka adalah cerita yang lebih tua dari manusia.
Dan mungkin, jika kita mau sedikit lebih diam, kita akan sadar bahwa bumi sebenarnya sedang berbicara—hanya saja manusia terlalu sibuk berdebat untuk mendengarnya.
Tulisan-tulisan di blog ini lahir dari kegelisahan itu.
Kadang ia muncul sebagai esai.
Kadang sebagai renungan yang berjalan pelan seperti puisi.
Kadang sebagai sindiran kecil terhadap dunia yang terlalu percaya diri pada dirinya sendiri.
Jika kamu sampai di halaman ini, mungkin kamu hanya sedang tersesat di internet seperti banyak orang yang berjalan tanpa arah di lorong-lorong algoritma.
Tapi jika kamu merasa ada sesuatu dalam kata-kata ini yang terasa akrab—seperti bisikan yang pernah muncul di kepalamu sendiri—mungkin kamu tidak sedang tersesat.
Mungkin kamu sedang menemukan sebuah ruang kecil
di mana kata-kata, kegelisahan, dan rasa ingin tahu hidup berdampingan. Tempat bagi mereka yang masih percaya bahwa kata-kata bisa mengubah cara manusia melihat dunia.
Silakan menjelajah.
Siapa tahu di antara tulisan-tulisan di blog ini
kamu tidak hanya menemukan gagasan baru—
tetapi juga menemukan kegelisahan yang ternyata bukan hanya milikmu.
Selamat membaca.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar