Post Page Advertisement [Top]

 

Klasik di Era Digital


Engkau adalah piringan hitam di tengah kebisingan musik digital,

memiliki kedalaman nada yang takkan bisa ditiru oleh replika.

Di dunia yang serba permukaan dan penuh dengan hal dangkal,

engkau adalah substansi yang membuatku tetap punya logika.

​Mencintaimu adalah membaca buku tebal di tengah tren ringkasan,

menikmati setiap kata tanpa terburu-buru menuju akhir cerita.

Sebab asmara bagiku bukan tentang kecepatan dalam pencapaian,

tapi tentang ketekunan dalam menjaga rahasia dan setiap air mata.

​Biarlah mereka berlari mengejar bayangan yang kian menjauh,

kita menetap dalam keabadian yang kita bangun secara perlahan.

Engkau adalah rasa yang klasik, yang takkan pernah luntur atau melepuh,

sebuah manifesto kasih yang menolak untuk tunduk pada perubahan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Bottom Ad [Post Page]