Ruang Sunyi yang Eksklusif
Kebahagiaan kita tidak butuh tepuk tangan dari jutaan mata,
ia hidup dalam percakapan sunyi di bawah lampu jalan yang redup.
Betapa satir melihat asmara yang dikelola demi menjadi berita,
saat keintiman sejati justru mati di tengah sorotan yang meluap.
Aku mengagumimu dalam ruang-ruang yang tak tersentuh lensa,
di mana kita bisa menjadi gila tanpa takut dihakimi oleh massa.
Sebab cinta yang paling mewah adalah yang dirasakan tanpa sisa,
tanpa butuh pengakuan atau validasi dari mereka yang fana.
Engkau adalah rahasia yang paling indah yang pernah kumiliki,
harta yang takkan kubiarkan menjadi konsumsi publik yang liar.
Mari kita tetap misterius di tengah dunia yang hobi pamer diri,
menjaga api ini agar tetap murni dan takkan pernah pudar.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar