Leang-Leang: Galeri Prasejarah di Tengah Debu Industri
Tangan-tangan merah di dinding gua, pesan dari masa silam,
Berbisik tentang harmoni sebelum dunia dipenuhi dendam.
Kini debu putih menutupinya, dari cerobong yang tak kenal lelah,
Membuat sejarah kita perlahan menjadi abu yang pecah.
Leang-Leang adalah bukti bahwa manusia adalah makhluk seni sejak lahir. Namun, sangat ironis ketika warisan sejarah tertua di dunia harus bersaing dengan polusi dari industri yang berada tepat di depannya. Pemerintah tampak "dungu" ketika lebih mementingkan angka ekspor semen daripada kelestarian situs prasejarah.
Datanglah ke sini sebelum lukisan babi rusa itu pudar tertutup debu. Rasakan koneksi batin dengan leluhurmu dan mulailah bersuara. Karena jika sejarah kita hilang, kita hanya akan menjadi bangsa tanpa identitas yang hidup di bawah bayang-bayang pabrik.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar