Post Page Advertisement [Top]

 

Satu Arah di Jalur Berbeda


Kita adalah dua garis yang tidak harus melebur untuk bersatu,

tetap memiliki warna masing-masing dalam perjalanan yang searah.

Mencintaimu bukan berarti aku harus kehilangan jati diriku,

tapi bagaimana kita saling melengkapi tanpa membuat salah satu lelah.

​Aku bangga melihatmu berjuang di medan pertempuranmu sendiri,

sebagaimana kau mendukungku dalam setiap badai yang kuterjang.

Kita bukan sepasang kekasih yang saling menyandera diri,

tapi rekan seperjuangan yang saling percaya saat dunia mulai garang.

​Biarlah mereka heran melihat kita yang tidak selalu bersama,

sebab mereka tidak tahu bahwa hati kita sudah menetap dalam doa.

Dua jiwa merdeka yang memilih untuk menanggung beban yang sama,

membangun peradaban kecil di atas fondasi cinta yang penuh warna.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Bottom Ad [Post Page]