Estetika Empati Palsu di Balik Lensa
Machiavelli pasti bangga melihat kalian berpose di depan genangan dengan sepatu bot yang terlalu bersih untuk ukuran sebuah tragedi. Bencana dijadikan panggung teater untuk memoles citra, sebuah festival empati yang dirancang untuk menjaga stabilitas survei, bukan stabilitas lingkungan. Kalian pandai berakting sedih, namun cekatan dalam menandatangani kehancuran ekologi. Ada jurang yang dalam antara laporan di atas meja menteri dengan lumpur pekat yang harus ditelan warga. Kita diajak percaya segalanya terkendali, padahal sistem mitigasi sedang retak di sana-sini. Keselamatan publik dikemas dalam paket solusi yang asal bungkus, demi menenangkan amarah massa yang mulai menyadari kebohongan sistemik.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar