Post Page Advertisement [Top]

Board of Peace: Perdamaian atau Ilusi Diplomasi?


Konsep perdamaian selalu terdengar indah.

Setiap organisasi internasional menggunakan kata yang sama: peace, stability, cooperation. Kata-kata itu terdengar seperti janji masa depan yang lebih manusiawi.

Namun sejarah menunjukkan bahwa tidak semua forum perdamaian benar-benar menghasilkan perdamaian.

Beberapa hanya menjadi ruang diplomasi simbolik.

Dalam beberapa waktu terakhir, Indonesia ikut terlibat dalam forum global bernama Board of Peace, sebuah inisiatif internasional yang diluncurkan untuk membahas stabilitas kawasan konflik. �

Reddit

Secara teori, langkah ini terlihat positif.

Tetapi anak muda Indonesia perlu belajar melihat politik global dengan lebih kritis.

Perdamaian bukan sekadar menghadiri konferensi atau menandatangani dokumen.

Perdamaian adalah kemampuan mempengaruhi arah kebijakan global.

Jika kehadiran Indonesia dalam forum seperti itu hanya menjadi simbol diplomasi tanpa pengaruh nyata, maka pertanyaannya sederhana: apa sebenarnya yang kita dapatkan?

Apakah kita benar-benar menjadi mediator dunia?

Atau hanya menjadi peserta dalam forum yang dikendalikan oleh kekuatan geopolitik besar?

Dalam dunia internasional, tidak ada keputusan yang benar-benar netral.

Setiap forum memiliki kepentingan, setiap deklarasi memiliki agenda.

Karena itu generasi muda harus belajar membaca politik global bukan hanya dari pidato resmi, tetapi dari realitas kekuasaan di baliknya.

Jika Indonesia ingin dihormati sebagai negara yang memperjuangkan perdamaian, maka keberanian diplomasi harus lebih kuat daripada sekadar simbol.

Tanpa keberanian itu, perdamaian hanya akan menjadi kata yang indah di atas kertas.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Bottom Ad [Post Page]